"Silakan saja, itu hak mereka, difitnah, saya terima kasih, dilaporkan
ya monggo," jelas Bibit Waluyo kepada wartawan di Semarang usai
pengajian "Majelis Maulidur Rasul dan Doa untuk Keselamatan dan Kebaikan
Bersama Habaib, Ulama, dan Santri Jateng" di kediaman calon wakil
gubernur Jateng, Sudijono Sastroatmodjo.
Bibit Waluyo maju sebagai calon gubernur Jateng berpasangan dengan
cawagub Sudijono Sastroatmodjo diusung koalisi tiga partai politik,
yakni Partai Demokrat, Partai Golkar, dan Partai Amanat Nasional.
Sebelumnya, kelompok masyarakat dan mahasiswa yang tergabung dalam BM
Indonesia melaporkan Gubernur Jateng Bibit Waluyo ke KPK atas dugaan
korupsi dalam anggaran bansos dan hibah Pemerintah Provinsi Jateng pada
2011.
Ia menjelaskan bansos sudah melewati proses yang benar, mulai pengajuan
bansos yang diterima tim, kemudian dilakukan pengkajian, jika dinyatakan
layak diproses oleh Biro Hukum dan diparaf Sekretaris Daerah Jateng.
Tak berhenti sampai di situ, kata dia, setelah itu ada staf khusus yang
mengecek di lapangan apakah dana yang digunakan sesuai pengajuan, dan
bilamana ada penyimpangan-penyimpangan segera dilaporkan ke Gubernur.
"Jangan semudah itu memfitnah, sebab tidak bagus memfitnah, kalau seandainya itu nanti tidak benar terus bagaimana?"
Kontributor : Nugi Nugroho






0 comments:
Post a Comment