Home » » BTN incar Rp 957 miliar dari transaksi jasa bank

BTN incar Rp 957 miliar dari transaksi jasa bank

Written By Unknown on Monday, May 27, 2013 | 4:15 PM

PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) menargetkan kenaikan fee based income menjadi Rp 957,8 miliar pada tahun ini. Angka ini naik 66 persen dibanding tahun lalu sebesar Rp 577 miliar.
Fee based income adalah keuntungan yang didapat dari transaksi yang diberikan dalam jasa-jasa bank lainnya.
Menurut Presiden Direktur BBTN Maryono mengatakan bahwa target tersebut bersumber dari berbagai transaksi. Pertama adalah peningkatan tabungan. Kedua yakni bank garansi. Dan ketiga merupakan peningkatan jasa perbankan, di mana bancassurance termasuk ke dalamnya.
"Namun produk bancassurance ini belum resmi dipasarkan karena masih menunggu izin Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK)," ujarnya usai acara Asuransi Jiwa Generali & BTN 'Penandatanganan Kerja Sama' di Menara BTN Harmoni, Jakarta, Senin (27/5).
Menurutnya, adanya peluncuran bancassurance masih dalam tahap persiapan seperti training atau pelatihan, sertifikasi agen, registrasi dan lain-lain. "Nantinya masih akan ada tahap kerja sama marketing untuk penjualan produk dan dapat segera meluncur dalam waktu dekat," jelas dia.
Sebelumnya, BTN tengah menjalin kerjasama dengan asuransi asing, PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia. Dalam aksi korporasi ini guna memadukan dua perusahaan dalam kanal distribusiBancassurance.
"Kerjasama ini untuk memenuhi kebutuhan nasabah akan layanan finansial dengan kualitas terbaik," ujar Presiden Direktur BBTN, Maryono saat acara Asuransi Jiwa Generali & BTN 'Penandatanganan Kerja Sama' di Menara BTN Harmoni, Jakarta.
Dia menambahkan, produk bancassurance merupakan pelengkap dari produk yang sudah ada dan dimiliki oleh Bank BTN. Sehingga sasaran utama produk ini guna meningkatkan layanan, memperluas dan memberikan variasi produk perbankan.
[bmo]

0 comments:

Post a Comment

Like us on Facebook
Follow us on Twitter
Recommend us on Google Plus
Subscribe me on RSS